Kamis, 20 November 2014

Daftar Obat Darah Tinggi Resep Dokter dan Cara Pencegahan

kotabontang.net - Daftar Obat Darah Tinggi Medis dan Cara Pencegahan, Darah tinggi adalah salah satu penyakit yang ditakuti banyak orang karena membahayakan tapi sering kali tidak menimbulkan gejala. Padahal, penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, ginjal, atau stroke. Penyakit darah tinggi pun memiliki komplikasi terhadap beberapa organ tubuh seperti otak, mata, jantung, ginjal, dan anggota gerak.

Cara mencegah hipertensi yang termasuk penyakit dari pembuluh darah adalah adalah menjaga gaya hidup agar tekanan darah tidak naik. Ini caranya:

Tidak merokok.
Mengonsumsi makanan sehat dengan kandungan gizi yang cukup dan berimbang, terutama buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak.
Mengurangi konsumsi garam.
Menjaga berat badan ideal.
Olahraga rutin 3 – 5 kali seminggu, selama minimal 30 menit setiap hari.
Batasi konsumsi alkohol.
Kendalikan stres.
Istirahat yang cukup.

Tapi, bagaimana bila Anda telanjur terkena darah tinggi? Menurut dr. Friens Sinaga, Sp.JP.FIHA., Spesialis Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah, pemberian obat darah tinggi tergantung seberapa tinggi tekanan darah dan ada tidaknya penyakit lain yang menyertai tekanan darah tinggi. Dan, walaupun lebih dari 90 persen penyebab darah tinggi (esensial), pemberian obat darah tinggi juga mempertimbangkan penyebabnya.

Dokter biasanya meresepkan satu atau lebih obat untuk mengontrol tekanan darah tinggi Anda sembari menyarankan agar Anda melakukan perubahan gaya hidup supaya upaya penyembuhan lebih maksimal. Nah, berikut ini beberapa obat darah tinggi yang biasanya diresepkan dokter:

Diuretik

Pada tahap awal, dokter akan menyarankan Anda untuk mengonsumsi obat diuretik atau pil air. Fungsi obat darah tinggi tersebut adalah membantu ginjal membuang garam dan air yang akan mengurangi volume cairan di seluruh tubuh sehingga menurunkan tekanan darah.

Diuretik juga menyebabkan pelebaran pembuluh darah dan hilangnya kalium melalui air kemih. Oleh karena itu, penderita darah tinggi akan diberikan tambahan kalium atau obat penahan kalium.

Diuretik sangat efektif pada orang kulit hitam, lanjut usia, kegemukan, penderita gagal jantung atau penyakit ginjal menahun. Nah, meskipun terdapat 3 jenis diuretik, dokter biasanya akan menyarankan mengonsumsi diuretik thiazide karena memiliki efek samping yang lebih sedikit serta melindungi Anda dari risiko stroke dan gagal jantung.

Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor

ACE dapat membuat pembuluh darah menjadi melebar sehingga mencegah pembentukan hormon yang disebut angiontensin. Obat ini efektif diberikan kepada orang kulit putih, usia muda, penderita gagal jantung, penderita dengan protein dalam air kemihnya yang disebabkan penyakit ginjal menahun atau penyakit ginjal diabetik, dan pria yang menderita impotensi sebagai efek samping dari obat yang lain.

Obat jenis ACE yang sering diresepkan adalah nalapril (Vasotec), lisinopril (Prinivil, Zestril) dan ramipril (Altace), dan Captopril.

Angiotensin receptor blockers

Obat-obatan ini kadang disebut antagonis reseptor angiotensin-II. Ada berbagai jenis dan merek seperti candesartan, eprosartan, irbesartan, losartan, olmesartan, telmisartan, dan valsartan. Obat darah tinggi jenis ini bekerja dengan menghalangi efek angiotensin II pada dinding pembuluh darah sehingga efeknya mirip obat jenis ACE inhibitor.

Beta blockers

Jenis obat darah tinggi ini berfungsi menghalangi beberapa saraf tertentu dan memberikan sinyal hormonal ke jantung dan pembuluh sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan menghambat efek sistem saraf simpatis.

Sistem saraf simpatis adalah sistem saraf yang segera akan memberikan respons terhadap stres dengan cara meningkatkan tekanan darah. Obat jenis beta blockers paling efektif diberikan kepada penderita usia muda, penderita yang pernah mengalami serangan jantung, penderita dengan denyut jantung yang cepat, angina pektoris (nyeri dada) dan sakit kepala sebelah atau migrain.

Beberapa obat beta blocker yang sering diresepkan adalah seperti bisoprolol (Concor), propranolol (Inderal), metoprolol (Lopressor, Toprol XL), nadolol (Corgard) dan atenolol (Tenormin).

Calcium channel blockers

Fungsi obat darah tinggi ini adalah mencegah agar kalsium tidak menjalar ke jantung dan otot-otot sel pembuluh darah. Hal tersebut dapat membuat sel-sel tersebut menjadi lebih rileks, sehingga membuat tekanan darah menurun.

Inhibitor renin

Renin adalah enzim yang dihasilkan ginjal untuk meningkatkan tekanan darah. Oleh karena itu, obat darah tinggi ini dapat memperlambat produksi renin dan bahkan mengurangi produksinya. (PR)


Ditinjau oleh dr. Friens Sinaga, Sp.JP.FIHA | Artikel : id.she.yahoo.com

Previous
Next Post »