Jumat, 22 April 2016

Izinkan Aku Datang Ke RumahMu, Duhai Allahku..


Ya Allah... Akankah aku mampu menapakkan kaki ini kerumah-Mu?

Sungguh keinginan dalam hati ini terus memuncak.

Tak pernah jenuh memandangi rumah-Mu dari setiap jepretan foto yang kulihat. Entah itu dikalender, internet, televisi atau lainnya.

Aku pun selalu semangat ketika mendengar tetangga atau kerabat pulang dari rumah-Mu.

Dan saat itu, air mataku tak tertahankan. Mengalir jatuh dengan dada sedikit sesak.

Teringat dengan keadaanku yang tak seberuntung mereka.

Mereka yang diberikan kelapangan rizki, mudah melangkahkan kaki ke Baitullah sekali, dua kali, atau berkali kali ...

Dan aku ??? Untuk makan saja harus selang seling karna penghasilan yang tak pasti selalu ada. Terkadang gali lobang tutup lobang. Untuk mencukupi hidup sehari hari.

Ya Allah... Tapi aku percaya... Apapun bisa terjadi.

Aku melihat ada seorang tukang bubur mampu pergi.

Ada juga seorang tukang becak mampu pergi.

Lalu mengapa aku pesimis ??? Aku pun bisa ! Jika aku mau berusaha lebih keras dan yakin pada kuasa-Mu.
Labbaik Allahumma Labbaik..

Labbaika Laa Syarika Laka Labbaik..

Innal Hamda Wannikmata Laka.. Wal Mulka La Syarika Laka..

Mimpi indah itu semoga menjadi nyata dalam hidup.

MenemuiMu dengan segenap kerinduan.

Tak ada tempat menambatkan kesejatian cinta kecuali hanya padaMu.

Ada banyak hal yg ingin aku adukan, ada banyak dosa yg ingin ku lebur, ada banyak kelalaian yang ingin aku musnahkan, ada banyak do'a yg ingin ku panjatkan..

Bilakah saat itu tiba, izinkan aku datang kerumahMu, duhai Allahku..

Previous
Next Post »