Minggu, 24 April 2016

Waspada!!! Air Mineral Kemasan Palsu Beredar di Pasaran

Masyarakat wajib waspada. Kini ini beredar air mineral kemasan dalam botol tidak sedikit yang palsu. Botolnya asli, tapi isinya air isi ulang. Sangat bahaya buat kesehatan. Air kemasan dalam botol ini beredar luas di Jakarta. Para pedagang nakal ini mekegunaaankan botol bekas di jalanan. Caranya botol dicuci bersih kemudian diisi air mentah.
Salah satu korban air mineral mentah merupakan SA (13). Korban wajib menjalani perawatan di rumah sakit sebab menderita diare akut. Penyebabnya merupakan air mineral kemasan palsu yang dirinya minum. Air mineral itu dibeli di terminal Kampung Rambutan dua hari sebelum akhirnya SA masuk rumah sakit. Orangtua SA menduga bahwa air minum kemasan botol yang diminum SA tidak higienis dan kemungkinan air mineral tersebut palsu.
Kata dokter dirinya diare gara-gara air minum yang kotor. Kemarin waktu di Kampung Rambutan saya belikan dirinya Aq*** botol semakin diare dan muntah-muntah, kata orangtua SA, Jumat (6/3) lalu.
Pengurus Harian YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) Eliyani menyarankan supaya masyarakat lebih waspada dalam membeli air minum kemasan. Hasil penelitian YLKI menunjukkan tidak sedikit beredar air minum kemasan tidak memenuhi standar air minum. Sampel dari berbagai air minum kemasan yang diuji laboratorium menunjukkan adanya kandungan zat-zat berbahaya.
Agak susah terbukti mengidentifikasi air minum kemasan yang memenuhi standar. Sebaiknya masyarakat membeli di tempat yang aman. Di tempat terbuka air minum sangat mudah terkontaminasi. Ada pula yang palsu. Itu sangat dikhawatirkan sebab berbahaya bagi konsumen, kata Eliyani.
Air-air mineral kemasan palsu beredar di tempat-tempat ramai dan terbuka. Biasanya mereka menjual melewati pedagang asongan dan ada pula yang dititipkan di warung-warung. Para pedagang nakal ini memakai botol-botol kemasan bekas kemudian diisi air dari asalnya tidak jelas.
Seorang penampung botol-botol bekas di Tanah Akang juga mengakui kerap ada orang yang membeli botol-botol plastik bekas untuk dijadikan kemasan baru. “Kita jual botol bekas buat daur ulang. Tapi ada juga yang kadang beli buat diisi air lagi semakin dipasarkan. Nggak tidak sedikit paling beli 5 karung kurang lebih 20 kiloan. Satu kilo kami jual Rp 5 ribu,” kata penampung botol bekas yang tidak mau disebutkan namanya.
Botol-botol bekas tersebut dibersihkan dan bisa sangatlah nampak semacam baru. Untuk sumber air mereka memakai air-air dari sumur, sungai, bahkan ada memakai air got. Air-air tersebut kemudian dimasukkan ke dalam botol plastik bekas yang mereka beli tanpa melewati proses strerilisasi. Para penjual curang ini memakai bahan-bahan kimia berbahaya supaya air bisa terkesan jernih dan bersih. Info dari penampung botol bekas di bilangan Ciputat menyatakan kalau air mineral palsu bisa nampak bening dengan mencampurkan borak dan tawas.
“Air sumur saja telah bahaya kalau enggak dimasak. Apalagi pakai air kali dan air comberan. Itu air bisa kelihatan bersih kalau dicampur borak sama tawas. Parah dah,” kata penampung botol bekas yang mengaku hanya menjual botol-botolnya untuk kebutuhan daur ulang.
Bahayanya air mineral palsu bukan hanya dari air di dalamnya. Tapi juga dari botol plastik bekas yang dipakai. Botol plastik air mineral hanya baik dipakai untuk sekali pakai. Apalagi botol plastik yang memakai bahan tipe PET alias PETE. Bahan tipe ini apabila dipakai berulang kali bakal mengdampakkan lapisan polimer pada botol meleleh.
Apabila meleleh, polimer bakal mengeluarkan zat karsigonik yang dalam jangka panjang bisa menyebabkan kanker. Antimoni trioksida yang tersedia di dalam polimer bakal masuk melalu saluran pernafasan dan bisa mengdampakkan iritasi kulit dan gangguan pernapasan. Bagi wanita bakal mengdampakkan persoalan menstruasi dan gangguan rahim dan buah hati yang dilahirkan.
Berbagai modus yang diperbuat para penjual air mineral palsu, diantaranya:
Memakai air botol plastik bekas
Air mineral diambil dari sumber yang tidak jelas, umpama sumur, sungai, dll.
Bisa memperoleh segel dan tutup botol baru
Dipasarkan di warung, pedagang asongan, dan tempat-tempat terbuka
Dan tetap tidak sedikit lagi.
Yang paling penting, bagaimana tutorial membedakan mana yang orisinil dan mana yang palsu?
Hindari air mineral yang berwarna keruh, kocok terlebih dahulu air mineral yang bakal diminum. Kalau seusai dikocok menjadi keruh, maka sebaiknya airnya tidak usah diminum.
Bau air mineral orisinil dan palsu juga tidak sama, air mineral orisinil tidak bakal berbau, tapi air mineral palsu bakal memunculkan aroma yang tidak biasa. Tapi repot juga ya kalau sedang pilek.
Kalau hidung kamu sedang terganggu bisa mencoba tutorial lain yaitu mencoba rasanya, air mineral palsu bakal berasa lebih kesat.
Perhatikan kemasannya, tapi ini agak susah juga sebab penjual sanggup menyulap kemasan menjadi tampak baru.
Trik di atas terbukti tidak lebih menjamin sih, sebab terkadang tidak semua indikasi itu kami temukan. Lantas, bagaimana dong?
Apabila terbukti Kamu ingin membeli air minum kemasan, belilah di tempat-tempat resmi semacam supermarket alias minimarket. Kalau kamu punya tingkat ketelitian yang sangat tinggi, bisa juga mencoba trik berikut:

Amati baik baik botol kemasan yang ada, perusahaan minuman air kemasan mereka mengisi botolnya dengan mesin otomatis jadi ketinggian air bakal sama semua, tapi air mineral palsu diisi dengan manual jadi ketinggian air tidak bakal bisa sama, yang penting terkesan penuh saja.
Apabila kamu merasa postingan ini berguna, silahkan sebarkan ke semua kawanmu supaya mereka terhindar dari bahaya air mineral palsu ini.Sebarkanlah.com

Previous
Next Post »